Hati perempuan sangatlah lembut bagai kaca.
Haruskah perempuan di sakiti??
"Bulan ini sangat menguji hati", kata ana kepada temannya. Penggalan kalimat yang keluar dari mulut ana, membawa saya untuk menjadi wanita yang tangguh akan segala apapun yang terjadi. Bagaimanapun tetap wanita adalah mulia. Siapapun yang menyakitinya akan merasakan sakitnya dalam jangka waktu cukup lama. Anggaplah seorang ibu yang mempunyai anak durhaka, tetaplah sang Ibu memaafkannya.
Sungguh miris melihat, mendengar,merasakan, semua yang Wanita alami. "Ingin rasanya ku kuat sekuat ibu" itupun terlontar dari mulut ana. Lalu, temannya menjawab "pasti,naa.." dan memeluknya. Air mata ana pun jatuh dipelukan.
No comments:
Post a Comment